Tradisi Lisan sebagai Kekuatan Falsafah Budaya Melayu

Posted on: October 10, 2017, by :

Judul: Tradisi Lisan sebagai Kekuatan Falsafah Budaya Melayu

Penulis: Dr. Febri Yulika S.Ag., M.Hum

Tebal: 17 halaman

Kategori: Prosiding Seminar Internasional, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Padangpanjang, 21 Desember 2015.

Penerbit: ISI Padangpanjang

Abstrak:

Tradisi lisan adalah hasil cipta, karya dan karsa manusia yang dilahirkan masyarakat berbudaya Melayu. Bentuk tradisi lisan yang masih diminati pendengarnya adalah kesenian rabab dari Sumatera Barat, kesenian Lamut dari Indragiri Hilir, kesenian becerite dan bedande dari Pontianak. Kesenian tradisi lisan Melayu ini memiliki keistimewaan dan keunggulan yakni; didalamnya terdapat harapan kebaikan yang ingin disampaikan penuturnya. Bahasanya mudah dipahami, sehingga melekat dihati pendengarnya. Tradisi lisan merupakan cerminan mental suatu masyarakat sehingga ia berfungsi sebagai “alat perekam” yang memperjelas identitas suatu masyarakat.

Open Access: Silahkan KLIK DI SINI